Untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan, Saya mengajak Para Pramuka golongan penegak (SMA/SMK) untuk hadir dan mengadakan kegiatan renungan malam di Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang
Tampilkan postingan dengan label HERI ERIYADI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HERI ERIYADI. Tampilkan semua postingan
Profil Heri Eriyadi Safitri, S.Kom, MG, C.STMI. Narasumber Wawasan Kebangsaan Bidang Edukasi Sejarah Perjuangan Bangsa
Heri Eriyadi Safitri S.Kom MG, C.STMI.
(Founder Komunitas Cinta Pejuang Indonesia (KCPI) / Alumni Pemantapan Nilai-Nilai (TAPLAI) Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (LEMHANNAS RI) Angkatan 1 Tahun 2022) Narasumber Wawasan Kebangsaan Bidang Edukasi Sejarah Perjuangan Bangsa
Narasumber Indonesia (Jasa Narasumber Wawasan Kebangsaan)
Jl. KH. Wahid Hasyim Jurang Mangu Timur Pondok Aren. Kota Tangerang Selatan. Banten, Indonesia. Whatsapp. : 0878-7726-5522 e-Mail : projasonline@gmail.com
MOTIVATOR SISWA (Motivator Semangat Juang Siwa Indonesia)
MOTIVATOR SISWA adalah Pemberi Motivasi dan semangat juang bagi siswa-siswi sekolah atau umum dengan metode menggali aura positif. hingga meneteskan air mata dan memperbaiki kesalahan dalam bertindak dilingkungan mereka masing-masing entah dengan Orang Tua, Teman, bapak ibu guru, sehingga setelah mengikuti motivasi ini diharapkan menjadi pribadi yang lebih baik dan berani menghadapi tantangan di masa depan.
MOTIVATOR SISWA siap membantu Institusi Pendidikan (SEKOLAH) dengan cara mengubah cara berfikir setiap anak didik agar menjadi pribadi-pribadi yang memiliki Jiwa Kepemimpinan, Rasa hormat Kepada Orang tua dan Guru mereka, Rasa Percaya Diri, “Rajin Belajar dan Berusaha”, Optimis, Cerdas, berani mengambil keputusan dan tanggung jawab.
MOTIVATOR SISWA
(Motivator Semangat Juang Siswa Indonesia)
Kota Tangerang Selatan, Banten, Indonesia.
No.HP/WA : 0878-7726-5522. e-Mail : projasonline@gmail.com
Sukses Untuk Bastian (murid dari Heri Eriyadi Founder KCPI) yang saat ini Bertugas sebagai Anggota Kepolisian unit Reserse di Polres kota Tangerang Provinsi Banten berpangkat Brigadir Polisi satu
Hari ini di Bank BJB Cabang Ciledug secara tidak sengaja saya (Founder KCPI) disapa oleh Seorang Polisi. Siapa dia ? Ternyata dia adalah Bastian. Bastian adalah salah satu murid saya waktu saya mengajar di SMP Hang Tuah 2 Kebayoran Lama Jakarta Selatan. sekarang Bastian Bertugas sebagai Anggota Kepolisian unit Reserse di Polres kota Tangerang Provinsi Banten berpangkat Brigadir Polisi satu (Briptu). Alhamdulillah hingga hari ini beliau masih ingat ( tidak lupa) dengan saya yang pernah menjadi guru nya. Saya mendoakan Semoga dia selalu sukses
Heri Eriyadi (Founder KCPI) Alumni Pemantapan Nilai Wawasan Kebangsaan (TAPLAI) Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (LEMHANNAS RI) Angkatan 1 Tahun 2022
Heri Eriyadi Safitri, S.Kom, MG, C. STMI (Founder KCPI)
Alumni Pemantapan Nilai Wawasan Kebangsaan (TAPLAI) Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (LEMHANNAS RI) Angkatan 1 Tahun 2022
Heri Eriyadi Safitri, S.Kom, MG, C. STMI (Founder of KCPI)
Alumni of Consolidation of National Insight Values (TAPLAI) of the Republic of Indonesia National Defense Institute (LEMHANNAS RI) Batch 1 of 2022
Heri Eriyadi Founder KCPI (Berpakaian Pembina Pramuka berdiri paling Kanan) foto Bersama siswa SMA BK3 di Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang
Heri Eriyadi Founder KCPI (Berpakaian Pembina Pramuka berdiri paling Kanan) foto Bersama siswa SMA BK3 di Taman Makam Pahlawan Taruna Kota Tangerang
Berkibarlah Bendera Negeriku (Gombloh) By Azkiya dan Heri Eriyadi
"Berkibarlah Benderaku" (Gombloh).
Vokal By : Azkiya Siswi SD Islam Al-Ikhwan Kecamatan Pinang Kota Tangerang, & Music By : Heri Eriyadi (Founder KCPI)
#gombloh
#laguNasional
#berkibarlahbenderaku
#komunitascintapejuangindonesia
KCPI : Mohon Aktifkan Kembali Mata Pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) dan Pendidikan Moral Pancasila (PMP) !
"KCPI berharap kepada pemerintah khususnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia agar mengkaji ulang dan bersedia mengembalikan mata Pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) dan Mata Pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Dengan mengaktifkan kembali kedua mata pelajaran tersebut kami berharap semoga para generasi muda khususnya para pelajar mulai tingkat dasar dan menengah (SD/SMP/SMA) dapat selalu ingat dengan sejarah, menghargai dan meneruskan kembali jiwa dan semangat perjuangan para pendiri bangsa"
Heri Eriyadi Safitri, S.Kom, MG, C.STMI
(Founder KCPI)
"KCPI hopes that the government, especially the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia, will review and be willing to return the National Struggle History Education Subject (PSPB) and Pancasila Moral Education Subject (PMP). By reactivating these two subjects, we hope that the younger generation will especially students starting from elementary and secondary levels (SD/SMP/SMA) can always remember history, appreciate and pass on the spirit and fighting spirit of the founding fathers of the nation"
Heri Eriyadi Safitri, S.Kom, MG, C. STMI
(Founder of KCPI)
#MPRRI, #DPRRI, #PRESIDENRI, #SEKNEGRI, #KEMENDIKBUDRI, #PANCASILA, #MORAL, #INDONESIA
PROPOSAL KEGIATAN EDUKASI PERJUANGAN BANGSA INDONESIA TAHUN 2022
Atas berkat rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. pada tanggal 25 November 2011 telah hadir satu organisasi yang berdiri atas dasar kepedulian terhadap Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu Komunitas Cinta Pejuang Indonesia (KCPI). sebagai wadah dan alat perjuangan dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.
Komunitas ini adalah Komunitas Penggiat Sejarah Perjuangan Bangsa dan Sahabat Para Pejuang Indonesia yang pada tahun 2022 ini telah memasuki usia ke 11.
Nilai Perjuangan suatu Bangsa, apalagi Bangsa yang besar seperti Indonesia, bukanlah suatu hal yang mudah dan sederhana. apalagi tujuan akhirnya adalah mempertahankan dan menanamkan rasa cinta tanah air, Sehingga sudah pasti semua itu akan membutuhkan loyalitas yang tinggi bagi yang melaksanakan dan dukungan yang cukup dalam hal pembiayaan.
Alhamdulillah, Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sejak tahun 2011 Para donatur KCPI yang kami hormati selalu bersedia membantu berbagai program yang dilaksanakan oleh KCPI. maka untuk Tahun 2022 ini, kami programkan kembali kegiatan yang akan kami laksanakan sebagai upaya meneruskan Nilai-nilai Luhur Perjuangan Bangsa yang akan kami uraikan secara lengkap melalui Proposal berikut ini.
---> KLIK DISINI <---
Sebagai ungkapan rasa terima kasih kami kepada para Donatur, maka dalam setiap bantuan yang kami terima secara pribadi maupun Lembaga/Perusahaaan akan kami cantumkan logo Lembaga/Perusahaan nya pada setiap kegiatan dan kami informasikan ke media Sosial KCPI. Demikian yang dapat kami sampaikan Semoga Allah SWT selalu meridhoi dan memudahkan jalan bagi kita semua, amiin.
Sekali Merdeka Tetap Merdeka !
Pengurus Pusat
Komunitas Cinta pejuang Indonesia (KCPI)
HERI ERIYADI SAFITRI, S.KOM, MG. C.STMI
(Founder)
Profil Heri Eriyadi Pendiri Komunitas Cinta Pejuang Indonesia (KCPI)
Heri Eriyadi Pendiri Komunitas Cinta Pejuang Indonesia (KCPI) |
Bio Data
- Nama Lengkap : Heri Eriyadi Safitri, S.Kom, MG, C.STMI.
- Nama Panggilan : Heri Eriyadi / Ka Heriyadi.
- Tempat Tanggal lahir : Jakarta, 20 November 1971.
- Alamat : Jl. Sunan Gunung jati Peninggilan Ciledug Kota Tangerang
- Status : Menikah.
- Agama : Islam.
- e-Mail : heri.eriyadi@gmail.com.
Pendidkan :
- SD Negeri Pondok Betung IV Tangerang
- SMP Negeri 178 Rempoa Jakarta Selatan
- SMA Hang Tuah 1 Kebayoran Lama Jakarta Selatan .
- Sekolah Tinggi Teknologi Banten.
Pengalaman Organisasi :
- Trainer & Motivator.di "Motivator Siswa".
- Direktur CV.Projasonline.
- Pembina Pramuka
- Nara Sumber dan Anggota Pusat Pendididkan Wawasan Kebangsaan (PPWK) badan kesatuan Bangsa dan Politik (BAKESBANGPOL) Provinsi DKI Jakarta.
Penghargaan :
- Penerima Lencana Pancawarsa dari Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Banten Tahun 2015.
- Penerima Reward sebagai Pendiri Komunitas Inspiratif 2012 Dari Clean Generation Tangerang Selatan.
- Penerima Penghargaan dari Universitas Bunda Mulia Jakarta.
- Penerima Penghargaan dari V&J Resto (Restoran Kuliner Khas Belanda)
- Penerima Penghargaan dari Britzone English Community di kemendikbud RI
- Penerima Penghargaan dari Radio Indika FM Jakarta.
Sejak Kecil sudah Menyukai dunia Militer
Heri Eriyadi Pendiri KCPI
SERPONG – Sejak kecil, Heri Eriyadi sudah menyukai dunia militer, khususnya militer era Perang Dunia I dan II. Demi menyalurkan hobi, Ia bergabung dalam sebuah komunitas yang sering mementaskan rekonstruksi perang pada saat itu. Namun akhirnya tak bertahan lama. Pasalnya, teman – temannya lebih cenderung memakai dan mengagungkan militer luar negeri seperti Jerman, Amerika, dan Jepang.
Kemudian Heri berpikir untuk mengangkat para pejuang Nasional jaman kemerdekaan. Menurutnya, masih banyak pejuang – pejuang saat itu yang patut dibanggakan. Ternyata, Heri baru tahu kalau hanya 1 dari 10 pelaku pertempuran zaman dulu yang merupakan tentara asli. Sisanya kebanyakan berprofesi sebagai petani, nelayan, dan guru.
Setelah Ia telusuri lagi, ternyata ada perbedaan antara rakyat yang menjadi pejuang dengan tentara pensiunan. Rakyat yang menjadi pejuang, usai masa perang, mereka kembali melakoni profesi semula sebagai masyarakat sipil. Kadang beberapa dari mereka hidup terlantar. Hal ini dikarenakan kebanyakan dari mereka hidup susah.
Dari situ, Heri memutuskan untuk membentuk sebuah komunitas yang dinamakan Komunitas Cinta Pejuang Indonesia (KCPI). “Kami menaungi para pejuang masa perang dulu. Komunitas ini juga rutin mengunjungi para pejuang untuk mengetahui kebutuhan dan kondisi kesehatan mereka,” ujarnya.
Hingga saat ini sudah banyak donatur tetap yang terus memberikan dana untuk kebutuhan para pejuang. “Kami juga terus mendata para pejuang masa perang untuk ikut bergabung dengan KCPI. Bagi saya para pejuang itu harus mendapatkan penghargaan. Mereka sudah berjasa pada kemerdekaan Indonesia dan berjuang di medan perang,” terang Heri.
Sayangnya, saat ini Heri melihat banyak murid – murid yang rasa nasionalismenya sudah berkurang. Apa yang mereka banggakan kebanyakan berasal dari luar negeri. Padahal banyak potensi – potensi dan sejarah dari dalam negeri yang bisa dibanggakan. “Maka itu, dalam setiap kesempatan saya terus menyampaikan dan mengajak masyarakat untuk membantu dan menghargai jasa para pejuang,” pungkasnya.
Reporter: Alfi Dinilhaq
Editor: Ari Astriawan/Denny
Foto: Info Serpong/Achmad Rizky
http://infonitas.com/serpong/2014/11/10/jangan-sampai-pejuang-kemerdekaan-hidup-terlantar/
Kemudian Heri berpikir untuk mengangkat para pejuang Nasional jaman kemerdekaan. Menurutnya, masih banyak pejuang – pejuang saat itu yang patut dibanggakan. Ternyata, Heri baru tahu kalau hanya 1 dari 10 pelaku pertempuran zaman dulu yang merupakan tentara asli. Sisanya kebanyakan berprofesi sebagai petani, nelayan, dan guru.
Setelah Ia telusuri lagi, ternyata ada perbedaan antara rakyat yang menjadi pejuang dengan tentara pensiunan. Rakyat yang menjadi pejuang, usai masa perang, mereka kembali melakoni profesi semula sebagai masyarakat sipil. Kadang beberapa dari mereka hidup terlantar. Hal ini dikarenakan kebanyakan dari mereka hidup susah.
Dari situ, Heri memutuskan untuk membentuk sebuah komunitas yang dinamakan Komunitas Cinta Pejuang Indonesia (KCPI). “Kami menaungi para pejuang masa perang dulu. Komunitas ini juga rutin mengunjungi para pejuang untuk mengetahui kebutuhan dan kondisi kesehatan mereka,” ujarnya.
Hingga saat ini sudah banyak donatur tetap yang terus memberikan dana untuk kebutuhan para pejuang. “Kami juga terus mendata para pejuang masa perang untuk ikut bergabung dengan KCPI. Bagi saya para pejuang itu harus mendapatkan penghargaan. Mereka sudah berjasa pada kemerdekaan Indonesia dan berjuang di medan perang,” terang Heri.
Sayangnya, saat ini Heri melihat banyak murid – murid yang rasa nasionalismenya sudah berkurang. Apa yang mereka banggakan kebanyakan berasal dari luar negeri. Padahal banyak potensi – potensi dan sejarah dari dalam negeri yang bisa dibanggakan. “Maka itu, dalam setiap kesempatan saya terus menyampaikan dan mengajak masyarakat untuk membantu dan menghargai jasa para pejuang,” pungkasnya.
Reporter: Alfi Dinilhaq
Editor: Ari Astriawan/Denny
Foto: Info Serpong/Achmad Rizky
http://infonitas.com/serpong/2014/11/10/jangan-sampai-pejuang-kemerdekaan-hidup-terlantar/
%20copy.jpg)












